MENULIS BUKU TERBAIK PERPUSNAS
PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI
Nara
Sumber : Dr. Mudafiatun
Isriyah M.Pd
Moderator : Aam
Nurhasanah
Penulis Resum :
Abdul Gofur S.Ip M.Pd
Pertemuan ke :
14
Sapaan has belajar
PGRI yang selalu disampaikan oleh moderator yang merupakan penggugah semangat untuk
kita semua sebagai pembelajar, ternyata kita ini adalah kumpulan orang orang
hebat yang akan mampu mengikuti belajar menulis sampai tuntas, walaupun
keseringan setelah menyimak sudah tepar dan belum mampu melanjutkan membuat resume malamini,
karena padatnya aktifitas sebagai guru, sebagai pembimbing anak anak panti,
sebagai kepala keluarga dan juga sebagai anggota masyarakat yang semuanya
menguras tenaga dan fikiran rasa penat, suntuk, capek dan lemas karena mungkin sudah
mendekati kepala 5 bebrapa bulan lag, tapi atas dasar semangat ingin menuntut ilmujadi
semua rasa itu disingkirkan dan diabaikan demi mengikuti belajar Menulis
disini, ditambah sapaan yang luar biasa dari moderator yang menggugah semangat.
,”Selamat malam bapak
ibu hebat di seluruh tanah air,” sapaan inilah yang benar benar menggugah
semangat bagi kita hususnya saya yang mampu menjadi obat. Subhanallah, terima kasih
ibu Moderator atas sapannya yang luar biasa .
Tidak terasa pada malam
ini sudah memasuki pertemuan yang ke 14.
Yang akan dibimbing oleh narasumber yang luar biasa. Beliau adalah Dr (c)
Mudafiatun Isriyah, M.Pd. yang merupakan dosen dan Pengajar di FIP prodi BK
Unipar Jember, Asli Lumajang, subhanallah dua kota itu adalah menyimpan sejuta
kenangan buat saya karena saya lahir dan dibesarkan diantara dua kota itu.
Bunda Muda merupakan alumni BM 4, peraih
penulis buku terbaik perpusnas, dan bukunya kolaborasi dengan Prof. Ekoji dalam
tantangan menulis buku satu minggu. Bukunya lolos seleksi penerbit mayor dan
mendulang kesuksesan, luar biasa keren dapat prestasi juara 1 dan membawa
pulang uang sebesar Rp. 20 juta.
Moderator hebat yang
memiliki segudang prestasi dan karya tulisnya yang sudah banyak terbit dan tersebar
di seantero nusantara dan sudah banyak orang yang mengambil manfaat dari ilmu –
ilmu yang beliyau tulis dan juga sudah banyak memberikan inspirasi kepada orang
banyak beliyau adalah ibu Aam Nur Hasanah, setelah beliyau memperkenalkan nara
sumber kepada peserta beliyau langsung mempersilahkan ibu Dr. Mudafiatun Isriah
untuk masuk kedalam kelas daring. Dan Topek belajar mala mini adalah MENULIS
BUKU TERBAIK PERPUSNAS. Mari kita sambut dengan meriah kehadiran Narasumber
kita pada malaini ibu Dr (c) Mudafiatun Isriyah, M.Pd waktu dan tempat
dipersilahkan.
Baik Baik
Baik.......Assalamualaikum Wr Wb, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam
Kebajikan Literasi.....untuk Bapak Ibu yg aktif disini.....mana suaranya
yeeee....tetep semangattttt membangun negeri dengan tulisan yesss......sebelum
saya masuk ke materi menulis,kiranya perkenalan sy sdh cukup, telah dikenalkan
oleh moderator kita yg CETARrrrr Membahana BADaiiiii....... pasti se mua
peserta didepan leptonya masing – masing menjawab salam beliyau dengan penuh
semangat dan antusias.
Berbagi pengalaman dan tips malam hari ini buat temEn2 pejuang literasi semua.....mana senyumnyaaaa......Pengalaman "Menulis Buku Terbaik Nasional "Diawali dari belajar menulis di Grup Menulis Gel 4 , dari Guru Kita sang Blogger nasional Om Jay....saya mengikuti langkah Beliau, untuk menulis....
Apa menulis itu?
Menulis merupakan keterampilan untuk menuangkan ide dan
gagasan secara tertulis. Menulis kreatif dapat didefinisikan sebagai proses
menulis yang bertumpu pada pengembagan daya cipta dan ekspresi pribadi dalam
bentuk tulisan yang baik dan menarik. Bagaimana cara membuat Teks deskripsi dari
awal?
Cara Membuat Teks
Deskripsi dari Awal
·
Memilih dan menentukan
objek yang akan dibahas.
·
Menentukan maksud dan
tujuan dalam penulisan teks deskripsi.
·
Mengumpulkan sumber data
dan informasi yang dapat membantu menggambarkan objek secara terperinci.
·
Menyusun kerangka karangan
dari data dan informasi yang sudah diperoleh.
Menulis biasa
dilakukan pada media berbentuk kertas dengan menggunakan alat-alat seperti pena
atau pensil. Pada awal sejarahnya, menulis dilakukan dengan menggunakan gambar,
contohnya tulisan hieroglif pada zaman Mesir Kuno.
Tulisan dengan aksara
muncul sekitar 5.000 tahun lalu. Banyak orang dari Sumeria (Irak) menciptakan
tanda-tanda pada tanah liat. Tanda-tanda tersebut mewakili bunyi, berbeda
dengan huruf-huruf hieroglif yang mewakili kata-kata atau benda.
Kegiatan menulis
berkembang pesat sejak diciptakannya teknik percetakan, yang menyebabkan orang
makin giat menulis karena karya tulis mereka mudah diterbitkan.
Seiring dengan
perkembangan teknologi dan media, kegiatan menulis juga ikut berkembang pesat
di dunia. Melalui media elektronik, setiap orang dapat memperoleh bahan
penulisan dari internet. Hal ini membuat penulis menjadi lebih efisien dalam
memanfaatkan waktu, biaya, dan tenaga untuk menulis. Saat ini penulis juga bisa
berbagi semua tulisannya di manapun ia berada dengan menggunakan teknologi
berbasis internet. Begitu juga dengan para pembaca, akan lebih mudah untuk
melihat tulisan-tulisan penulis yang digemarinya.
Unsur-unsur Menulis
yang perlu diperhatikan:
·
Kegiatan menulis
menghasilkan tulisan yang mempunyai empat unsur yaitu:
1.
gagasan,
2.
tuturan,
3.
tatanan,
4.
dan wahana
Ket. 1. Gagasan merupakan
topik yang dimiliki oleh sebuah tulisan. Sebuah topik berkaitan dengan
pengalaman masa lalu atau pengetahuan yang dimiliki oleh penulis. Topik
disajikan dalam kegiatan menulis dalam bentuk pendapat, pengalaman atau
pengetahuan.
Ket. 2. Tuturan merupakan gagasan
yang dapat dimengerti oleh pembaca tulisan. Jenis tuturan umumnya terbagi
menjadi deskripsi, persuasi, narasi, argumentasi dan eksposisi.
Ket. 3. Tatanan merupakan kaidah
yang harus dipenuhi ketika gagasan diungkapkan selama kegiatan menulis. Penulis
harus menulis sesuai dengan tatanan yang berlaku dalam suatu tulisan. Sementara
itu, wahana merupakan alat pendukung dalam menyampaikan gagasan dalam menulis.
Ket. 4. Wahana dapat berbentuk gramatika, kosakata
dan retorika. Banyaknya wahana yang digunakan selama kegiatan menulis
bergantung kepada tingkat penguasaan makna dan jumlah kata yang diketahui oleh
penulis
1. Adapun Tujuan
Menulis
Menulis secara umum memiliki tujuan untuk memberikan arahan,
menjelaskan, menceritakan, meringkas dan meyakinkan pembaca melalui isi
tulisan. Pembaca dapat memperoleh arahan mengenai sesuatu melalui
tulisan dalam bentuk: pedoman, petunjuk atau informasi.
§
Menulis dengan tujuan menjelaskan bermakna bahwa: tulisan memberikan suatu informasi yang
perlu diketahui oleh pembaca.
§ Menulis juga dimaksudkan untuk menceritakan suatu kejadian yang pernah terjadi dalam bentuk
informasi.
§ Sementara itu, menulis untuk meringkas berarti bahwa menulis dapat dilakukan untuk mempersingkat
isi tulisan yang telah ada menjadi lebih
ringkas tanpa menghilangkan gagasan yang ada di dalamnya. Sedangkan menulis
untuk meyakinkan pembaca berarti tulisan dibuat untuk membuat pembaca
menyetujui atau sependapat dengan gagasan yang
Selain kita punya
Tujuan yang perlu kita tahu adalah menulis ada TINGKATAN. Penulis memiliki
kemampuan menulis yang berbeda-beda. Perbedaan ini umumnya dipengaruhi oleh
latar belakang kehidupan dari penulis atau kemampuan dan kebutuhan dari pembaca
tulisan
2.
Menurut tingkat
keseriusannya?
Berdasarkan tingkat
keseriusannya, menulis dibedakan menjadi menulis serius dan menulis
santai.
§
Kegiatan menulis serius
merupakan kegiatan menulis yang memerlukan tingkat kecermatan yang tinggi
disertai dengan tingkat konsentrasi yang tinggi. Salah satu contohnya adalah
menulis karangan.
§
Sebaliknya, kegiatan
menulis santai merupakan kegiatan menulis yang hanya membuat tulisan sekadarnya
saja dan tidak diperlukan konsentrasi yang tinggi. Contohnya adalah menulis
pesan singkat
3.
Faktor apa saja yang
bisa menghambat dalam menulis? Kegiatan menulis umumnya terhambat akibat
adanya keraguan penulis terhadap tulisan yang ditulisnya. Bentuk keraguan
menulis ini terbagi menjadi:
Ø
kecemasan terhadap tulisan
yang dihasilkan,
Ø
kehabisan gagasan dan
ketakutan akibat persaingan ide dengan penulis lainnya.
Ø
Kecemasan terhadap tulisan
yang dihasilkan terbagi lagi menjadi kecemasan mengenai kelayakan tulisannya
dalam sudut pandang pembaca serta kesesuaiannya dengan selera pembaca.
Sementara itu, kehabisan
gagasan umumnya terjadi akibat stres kerja yang diakibatkan oleh sedikitnya
kegiatan rekreasi yang dilakukan oleh penulis
Penyebab
keraguan-keraguan ini umumnya adalah pemikiran-pemikiran yang tidak rasional
dan berlebihan
Nah sekarang tiba
saatnya Bapak Ibu sudah tidak ada keraguan lagi dengan menulis, kerana setiap
malam sudah di godok melatih menulis di grup ini sampai tuntas, pasti tidak ada
keraguan lagi, buktinya saya, awalnya tidak bisa menulis, hanya belajar
dibimbing Om Jay dkk bersama TIM menulis dg beberapa narsum yang telah
disediakan, ini sbg latihan untuk melatih keraguan menjadi tidak ragu menulis,
sampai menjadi pemenang terbaik 1 kategori Pendidikan Jarak Jauh. Tentunya
selain skill yg hrs di latih, saya kenalkan apa yg namanya NOVELTY. Apa itu
Noverlty?
Novelty adalah unsur
kebaruan atau temuan dari sebuah penelitian. Penelitian dikatakan baik jika
menemukan unsur temuan baru sehingga memiliki kontribusi baik bagi keilmuan
maupun bagi kehidupan. Nah sederhananya novelty adalah tidak boleh copas
tulisan temannya alias proses plagiasi, semua yg milik kita luncurkan segera
dlm bentuk tulisan dan segera terbitkan untuk menjadi buku.
Semoga ilmu yang
disampaikan oleh bunda Muda sapaan akrab beliyau, menjadi ilmu yang bermanfaat
fiddi wadduna wal ahiroh. Semoga Bunda Muda selalu diberikan kesehatan,
kemudahan dan keberkahan, seallu istiqomah untuk membimbing kita semuanya.
Keren pak.....save ke.word...siapkan jadi tulisan buku kumpulan resume
BalasHapusMakin mantap ..semangat '
BalasHapusTerima kasih Bu penyemangatnya
BalasHapusLengkap resumenya pak
BalasHapusSemangat
Lengkap resumenya Pak. mampir ke blogku ya. saling support
BalasHapus