MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIA

Moderator : Rosmiati

Nara Sumber : Norlia Purwa Yunita M.Pd.

Penulis Resume : Abdul Gofur S.Ip M.Pd

Tidak  terasa mala ini kita sudah memasuki materi belajar menulis yang ke 4 dengan judul MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIAH, belajar kita malam mini, senin, 11 Oktober 2021 dimulai dari jam 19.00 sampai jam 20.00. Kegiatan belarmalam ini dibagi menjadi 3 (tiga sesi)

Sesi 1 (satu) MATERI INTI dimulai dari jam 19.00 – 20.00 WIB

Sesi 2 (dua) SESI TANYA JAWAB dimulai jam 20.00 – 21.00 WIB

Sesi 3 ( penutup)

Kegiatan belajar kali ini dimulai denga salam oleh moderator (ibu Rosmiata),memuji serta syukur kepada Allah atas sekala nikmat dan karunia yang Allah berikan sehingga pada mala mini kita bisa bertemu dan belajar bersama di group WA, dan juga berdo’a menurut agamanya masing – masing.

Sebelum melanjutkan kemateri oleh Nara sumber, moderator memperkenalkan diri sekaligus memotifasi agar belajar mala iniagar belajar malam inidan seterusnya menjadi lebih bersemangat.

Saya ibu Rosminiyat, moderator magang, guru SMK Negri 2 Oangkjkal pnang. Usia 51 tahun, tercatat sebagai peserta belajar menulis PGRI asuhan Om Jay gelombang 19. MUlai belajar dar NOL BESAR hingga bisa menrbitkan buku200-an halaman hasil resumi 30nkali pertemuan. Semua hanya bemodalkan Bismillahdan semangat, serta tekad yang kuat.

Saya ingin berpesan kepada bapak dan ibuhebat yang sudah terlanjur bergabung dengan group ini.:

1.       Bapak/Ibu berada disini bukanlah kebetulan tetapi ada rencana besar AZllah yang dipersiapkannya. Oleh karena itu, jemput taqdir dengan ihtiar yang maksimal

2.       Belajar menulis ada dimana – mana , bahkan Bapak/Ibu disini menulisnya sudah luar biasa bagusny, namun, kelas menulis PGRI asuhan Om Jay sangat istimewa. DIsamping menunya yang luar boiasa, juga matgerinya disajikan dengan penuh cinta, Tidak saja tentang menulis, melainkan tentang bagaimana

3.       Pada saat Bapak/Ibu masuk di kelas ini, maka gelar sebagai blogger dan writer langsung melekat pada diri Bapak/Ibu. Oleh karena itu, pertahankan dengan sebaik-baiknya.

4.       Buatlah resume dengan sepenuh hati dan dengan selengkap-lengkapnya dengan menggunakan kalimat sendiri. Manfaatnya, menjadi bahan rujukan belajar dan memudahkan Bapak/Ibu dalam mengikatnya menjadi buku solo.

5.       Segera praktikkan ilmu dari narasumber dalam menulis resume atau pun tulisan lainnya agar perbaikan dalam menulis langsung dirasakan. Dalam kurun waktu sebentar saja, hasilnya akan menakjubkan. Saya sudah membuktikannya.

Semoga pesan yang disampaikan oleh ibu moderator bisa menyemangati dan memotifasi kita untuk terus belajar dan belajar tyerus untuk menulis sehingga menghasilkan sebuah karya yang akan memberikan manfaat kepada orang yang membacanya.

 

Kemudian moderator menyampaikanProfil nara sumber nara sumber

PROFIL l

 Perempuan bernama lengkap Noralia Purwa Yunita, M.Pd ini lahir di Kudus, 12 Juni 1989. Dia putra pertama dari dua bersaudara dengan ayah bernama Ali Achmadi, S.Pd dan ibu Noor Fatkhiyah, S.Pd.SD. Pernah mengambil kuliah program sarjana di Univeritas Negeri Semarang yang kemudian dilanjutkan program magister pendidikan di Universitas Negeri Semarang. Saat ini penulis bekerja sebagai pengajar di SMP Negeri 8 Semarang. Selain mengajar, penulis juga aktif menulis di blog dan tergabung dalam komunitas sejuta guru ngeblog, penulis baru di Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan, penulis di Penerbit Andi Offset, penulis di penerbit Innovasi Publishing, salah satu tim admin di website guru penggerak, Pengurus pena guru di yayasan guru nusantara, anggota komunitas koordinator virtual Indonesia (KKVI), anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran Prakarya dan IPA, serta Pembimbing ekstrakurikuler KIR SMP. Prestasi yang pernah diraih penulis adalah juara 3 lomba blog nasional pada HUT penerbit YPTD. Karya yang sudah dibuat meliputi: 1. Bahan ajar Kimia SMA (2013) 2. buku antologi "Menciptakan pola pembelajaran efektif dari rumah" (2020) penerbit Tata Akbar 3. Buku duet seri ekoji academy "Digital Mindset" (2020) penerbit Andi Offset 4. Buku duet sering. Ekoki academy "Gamifikasi" (Proses terbit) penerbit Andi offset 5. Buku solo "jurus jitu menulis dan berprestasi" (2020) penerbit YPTD 6. buku solo "kiat praktis menulis modul berbasis riset" (2020) yang merupakan ubahan dari tesis menjadi buku oleh penerbit YPTD 7. buku antologi " Kisah Inspiratif Sang Guru" (2020), Penerbit Ilalang Pustaka 8. Buku antologi "Aku dan Corona" (2020), penerbit YPTD 9. Buku duet "kiat menulis dan menerbitkan buku" (2021), Penerbit Ilalang pustaka 10. buku antologi "Belajar di tengah Corona" (2021), penerbit Oase Pustaka 11. Buku antologi "Prahara di Tengah Pandemi" (2021), penerbit YPTD 12. Buku antologi "Membongkar rahasia menulis guru blogger" (2021), penerbit Oase pustaka 13. Buku antologi "Putih biru" (2021), penerbit Innovasi publishing 14. Buku antologi "Sumbangan pemikiran sahabat penulis YPTD" (2021), penerbit YPTD 15. dan beberapa artikel yang telah dimuat di media daring dan cetak antara lain majalah geliat gemilang, majalah derap guru PGRI, majalah sigap dan majalah aksioma Saat ini sedang tahap penyelesaian naskah antologi bersama guru penulis "pandemi di mata sang Guru", naskah antologi " Momen spesial dengan siswa " dan tahap finishing naskah untuk e-book "Merdeka Belajar : Konsep Revolusi Pendidikan Abad 21" Dan buku kolaborasi "Mobile learning". Kegiatan profesional lainnya yang pernah diikuti: 1. Narasumber pelatihan menulis bersama PB PGRI 2. Narasumber pada kegiatan pengabdian masyarakat universitas cendana 3. Narasumber pelatihan menulis di Yayasan Guru Nusantara 4. Narasumber pelatihan menulis buku ber ISBN di penerbit pustaka ilalang dan kamila press 5. Narasumber seminar kamisan SLCC PGRI Jawa Tengah 6. Narasumber materi best practise APKS PGRI Jawa Tengah 7. Narasumber pelatihan menulis di komunitas blog guru nasional 8. Narasumber pada kegiatan pengabdian masyarakat universitas muhammadiyah semarang Dapat dihubungi melalui email : noraliapurwa@gmail.com atau pada nomor whatsapp ; 087786578494 dan instagram : noralia_needtha.

 

Kemudian moderator mempersilahkan nara sumber untuk menyamapaikan materinya, dengan judul,’’MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIYAH,’’

 

Dimulai dengan salam  do’a sehat untuk semuanya dan juga memuji kepada Allah dan sholawat salam atas Rosulullah, kemudian nara sumber memperkenalkan diri dan memulai materinya, dan sebelum materi dsampaikan nara sumber menceritakan bagaimana beliyau pertama menulis dan ahir menerbkitkan karyanya berupa buka. Tulisan pertamanya adalah mengubah teses beliyau menjadi sebuah buku, dan beliyau menjelaskan bagaimana proses mengubah kARYA ILMIA MENJADI BUKU.

 

Lalu bagaimana proses menulis buku dari karya ilmiah ini?

 

prosesnya ternyata tidak mudah. Antara laporan karya ilmiah dan buku tidaklah sama. Ada beberapa hal yang harus dihilangkan dan ada beberapa hal yang harus ditambahkan

Lalu bagaimana proses menulis buku dari karya ilmiah ini?

1.       UBAH JUDUL

Judul karya ilmiah versi buku hanya berfokus pada objek penelitian saja. Hilangkan materi, subjek, tempat penelitian. Sebagai contoh

Judul Tesis, Pengembangan modul berbasis riset pada materi reaksi redoks untuk meningkatkan keterampilan generik sains siswa kelas X SMA

Ketika diubah menjadi judul buku menjadi kiat menulis modul berbasis riset

judul best practice : efektivitas pembelajaran berbasis gamifikasi pada peningkatan aktivitas dan minat belajar siswa

 

Ketika dikonversi menjadi judul buku menjadi: Gamifikasi, membuat belajar seasyik bermain games. Dapat dilihat dari contoh judul di atas, objek/fokus penelitian Tesis terletak pada pengembangan / pembuatan modul. Jadi ketika diubah menjadi judul buku, sesuaikan dengan fokus penelitian itu.Tinggal menambah kata seperti KIAT, JURUS, STRATEGI, CARA SUKSES atau yang lainnya agar menjadi judul popular.

 

 2. UBAH DAFTAR ISI

Biasanya untuk beberapa karya ilmiah, daftar isi berupa

BAB 1 Pendahuluan berisi latar belakang masalah, tujuan, manfaat, batasan masalah

BAB 2 landasan teori

Bab 3 metode penelitian yang berisi rumus2 statistika

Bab 4 hasil dan pembahasan

Bab 5 penutup yang berisi kesimpulan dan saran.

 

Namun ketika diubah menjadi BUKU, daftar isi menjadi : (ikuti pedoman 2W+1H)

Bab 1 (Why) menjelaskan pentingnya modul BERBASIS RISET

Bab 2( APA) menjelaskan apa itu modul berbasis riset

Bab 3,4,5, dan seterusnya ( How ) menjelaskan bagaimana tahap pembuatan, bagaimana hasil pembuatan, bagaimana penerapannya.

 

Boleh juga mengembangkan materi dari bab 2 di KTI. Sebagai contoh bab 2 KTI yang merupakan landasan teori berisi

2.1. hasil belajar

2.2. media pembelajaran

2.3. Modul

2.4. metode pembelajaran

2.5 pembelajaran berbasis riset

 

 Ketika menjadi buku dapat dibuat menjadi beberapa bab yaitu

Sub bab 2.1. hasil belajar menjadi bab 2 buku

Bab 2 TEORI BELAJAR

2.1. belajar

2.2. permasalahan dalam pembelajaran

2.3. Hasil belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya

 

Media pembelajaran menjadi bab 3 buku

Bab 3 MEDIA PEMBELAJARAN

3.1. Pengertian media

3.2. jenis media

3.3. manfaat media

Sub bab 2.3. modul menjadi bab 4 buku

Bab 4 mengenal modul

4.1.pengertian modul

4.2. karakteristik modul

4.3.sistematika modul

4.4. kelebihan modul

Lakukan hal tersebut hingga sub bab pada karya ilmiah selesai dibahas menjadi bab baru pada buku.

 

Dengan demikian hanya dari bab 2 KTI saja, kita sudah dapat menuliskan/ mengubahnya menjadi beberapa bab dalam buku. Jadi, perbanyak penjelasan teori dari bab 2 karya ilmiah dan juga hilangkan rumus statistika yang biasanya ada di bab 3 karya ilmiah.

 

3. UBAH SEDIKIT ISI KARYA ILMIAH

Hilangkan semua kata "penelitian, laporan PTK, laporan skripsi" dahn lainnya yang biasanya ada di karya ilmiah. Boleh menampilkan grafik tetapi jangan terlalu banyak. Cukup grafik yang penting saja. Grafik lain yang tidak ditampilkan, ubah dalam bentuk kalimat

 

Secara kebahasaan dan penyajian, karya ilmiah versi buku haruslah berbeda dengan versi laporan. Susunan dan gaya tulisan bebas terserah penulis, karena setiap penulis memiliki ide dan kreativitas masing-masing sesuai dengan pengalaman dan bahan bacaannya. Semakin literatnya penulis maka akan semakin oke buku yang dia tulis. Hal ini karena membaca, berpikir dan menulis adalah satu rangkaian literasi yang tidak dapat dipisahkan. Selain itu, kita harus mengupayakan agar pembaca memahami isi buku kita secara lengkap, dan mengena apabila menjadi karya ilmiah kita diubah menjadi buku

 

Daftar pustaka boleh menggunakan blog namun situs blog resmi seperti Kemendikbud.go.id, Jurnal ilmiah, e book, atau karya ilmiah lainnya. Namun, hindari menggunakan daftar pustaka berupa blog pribadi dengan domain blogspot, wordpress, dan lain sebagainya

 

Berikanlah ulasan mengenai kelebihan dan kelemahan penelitian yang anda lakukan agar pembaca yakin bahwa anda benar-benar telah melakukan penelitian tersebut

 

4.       Karya ilmiah versi buku minimal 70 halaman format A5 dengan ukuran huruf, jenis huruf, dan margin disesuaikan Dengan aturan Penerbit

 

Untuk isi dari karya ilmiah versi buku tidak melulu dan harus menampilkan data hasil penelitian. Sebagai contoh buku daftar isi buku gamifikasi tidak saya sertakan hasil penelitian nya karena fokus saya dalam buku tersebut adalah membahas tentang bagaimana membuat aplikasi gamifikasi dan bagaimana penerapannya dalam pembelajaran

 

Sedikit spoiler daftar isi dari buku gamifikasi yang merupakan ubahan dari best practice saya.Tampak tidak ada data hasil penelitian yang saya bahas. Jadi pada intinya, sebelum mengkonversi karya Ilmiah yang bapak ibu miliki, tentukan FOKUS/TOPIK yang akan dibahas secara detail dalam buku itu. Apakah pada perancangannya, penerapannya, aplikasinya atau yang lainnya. Jika sudah maka akan lebih mudah mengubah karya ilmiah itu.

 

Dan satu lagi yang terpenting, isi buku jangan sampai sama persis dengan isi dari karya ilmiah. Kita bisa menggunakan teknik parafrase atau teknik lainnya agar tidak ada kesamaan kalimat pada buku ini. Karena jika ada kesamaan, maka akan terjadi yang namanya self plagiarism

 

Dengan demikian, membuat  buku dari karya ilmiah bukan berarti hanya mengubah cover dan judul saja sementara isi sama persis dengan KTI yang sudah kita punya. Itu merupakan suatu kesalahan karena akan menjadi self plagiarisme untuk karya kita. Kita harus mengubahnya sesuai dengan aturan yang ada sehingga KTI versi buku tidak akan sama struktur dan isinya dengan KTI aslinya

 

Agar karya ilmiah kita memiliki manfaat yang lebih, maka dapat diubah ke dalam bentuk buku. Fungsinya agar dapat dibaca oleh para pengajar lainnya. Ini lebih baik daripada berbagi file laporan karya ilmiah kita. Jika karya ilmiah kita dibukukan, selain memberikan manfaat dalam berbagi ilmu, buku karya ilmiah karya kita juga akan memiliki ISBN. Ini sangat penting dan mungkin dibutuhkan bagi pengajar untuk menambah nilai angka kredit. Selian itu, karya kita juga tidak akan lekang oleh waktu tentang kebermanfaatannya.

 

Subhanallah materi yang sangat luar biasa, terima kasih ibu atas ilmu yang ibu sampaikan, semoga ibu selalu diberikan kesehatan dan juga keberkahan,  jazakumullah boi ahsanal jaza’

 

Penulis : Abdul Gofur

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini