WRITING IS MY PASSION
WRITING IS MY PASSION
Senin, 04 Oktober 2021 adalah hari
yang ku tunggu tunggu semenjak aku masuk dalam group para penulis hebat disitu ada
pengumumun tentang pelatihan menulis gratis , tanpa banyak berfikir akupun
mendaftar yang pelatihannya dilaksanakan setip
seminggu dua kali yakni hari senin
dan hari kamis jam 19.30 sampai jam 20.30.
Hari yang ku tunggu tunggu itupun
tiba tapi sayangnya ketika pelatihan dibuka aku sedang melaksanakan tugas
mengajar di Madrasah Diniyah di Pesantren dekat rumahku, untungnya pelatihan
itu lewat WA, begitu selesai aku mengajar aku langsung bergegas membuka WA subhanallah
luar biasa di WA group sudah berderet
slaed dan voic not dari nara sumber, ku baca satu persatu slaed yang telah
dikirimkan oleh nara sumber, begitu juga
vois notnya aku dengar berkali kali bahkan hamper semuanya aku catat dibuku yang tujuannya adalah agar Aku bisa
membaca kembali apa yang telah disampaikan oleh nara sumber
Subhanallah luar biasa, setelah saya
baca dan saya fahami satu persatu apa
yang disampaikan oleh nara sumber. Aku langsung tesentak dan berbunga bunga
hatiku ingin rasanya menulis apapun yang ada didalam dadaku yang sudah
bergejolak seperti gemuruh lafa yang ada digunung berapi yang ingin segera
dimuntahkan keluar.
Dan ternyata untuk menjadi penunlis
itu harus memiliki niat yang kuat, dan tidak saja niat didalam hati tetapi
harus disertai dengan eksen. Sebagimana dijelaskan dalam ilmu fikih “ QOSDU
SYAIN MUQTARONAT BI FIKLIHI’ menyengaja sesuatu dubarengi dengan melakukan
sesuatu itu. Jadi kalau kita ingin menulis jangan Cuma di angan angan didalam
hati tapi lakukan, seperti yang disampaikan oleh nara sumber kita,’tulis apa
saja yang ada dihati kamu, ‘’ dan terus berlatih, jangan pernah merasa tidfak
berbakat dalam menulis, karena menulis itu adalah keterampilan, dengan menulis
kita bias menebarkan kebaikan menebarkan ilmu, otomatis kalau tulisan tulisan
kita banyak yang membaca, sehingga banyak orang yang menerima manfaat dari
tulisan yang telah kita lakukan. Bukankan kata Rosulullah sebain baik manusia
itu manusia yang bermasnfaat bagi manusia yang lain (KHOIRUNNASI ANFA’UHUM
LINNASI)
Agar tuliskan bisa dinikmati oleh
pembaca tidak harus mengikuti kaidah kaidah menulis yang baku yang penting
dalam tulisan itu ada:
1. Kerangka
2. Pendahuluan
3. Isi
4. Pennutup
Dalam menulis itu pasti
ada kendala, dan kendala kendala itu harus disingkirkan , dibuang jauh jauh
dari hati dan pikiran kita, karena itu akan menjadi penghambat bagi kita dalam
menulis. Adapun hambatan menulis itu setidaknya ada 5
1. Merasa tidak bakat menulis
2. Tidak memiliki waktu
3. Tidak memiliki ide
4. Tidak mau dikritik
5. Tidak suka menulis
Dimulai dari mana kita menulis? Ternyata kata nara sumbert menulis itu dimulai dari 3 (tiga) kata WHY, (Mengapa)
Mengapa menulis itu menjadi passion yang menjanjikan? Karena
1. Kemampuan menulis dipandang sebagai indicator intelektualitas dan kematanmgan berfikir
2. Hingga hari ini profil penulis adalah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara social
Mengapa kita harus menulis, karena
menulis itu penting dengan menulis kita bisa mendokumentasikan berbagai
sejaarah,ilmu pengtahuan ida ide dan lain lain. Sebagaimana para ulama
mengatakan ‘’al- ILMU KASHOID WA KITABATU QOYYIDUHU’’ Ilmu itu seperti binatang
buruan didalam hutan kalau sudah tertangkat terus tidak diikat maka binatang
buruan itupun akan lari dan lapas dan hilang, begitu juga, sejarah ilmu ide ide
dan lain lain yang sudah ada didalam otak kita kalau tidak diikat iapun akan
terbang hilang entah kemana. Maka ketika kita menerima informasi tentang
sejarah, ilmu ide dan gagasan agar tidak hilang dari hati dan fikiran klita
maka harus diikat, dan ikatannya ilmu itu adala TULISAN>
Lalu kapan kita bisa menulis? Sesegera mungkin karena daya ingat manusia itu tidaklah bertahan lama maka segerakan jangan ditunda – tunda bahkan kalau perlu kita membawa not book dan polpin, sehingga ketika menerima informasi, ilmu, ida dan gagasan segera ditulis di tempat itu juga dengan not book dan polpen yang kita bawa, dan ahirnya aman karena sudah diikat didalam tulisan itu. Kita umat islam diajarakan utuk tidak menunda nunda dalam melakukan kebaikan, alasasnnya karena kalau ditunda bisa bisa lupa tertumpok dengan kesibukan yang lain, atau sudah tidak mot Lagi. itulah pentingnya bagi kita untuk tidak menunda nunda melakukan perbuatan baik, begitu juga dalam hal menulis, jangan ditunda harus desegerakan biar tidak hilang atau terbang, tidak bias.
Lalu langhkah langkah apa
yang harus dilakukan, agar bisa menjadi penulis yang baik. Yang harus dilakukan
adalah :
-
Banyak membaca buku baik yang sifatnya umum ataupun husus
yang sesuwai dengan latar belakang pendidikan atau interact pribadi kita masing masing. Hal ini
penting karena, ide gagasan seringkali muncul saat mendealektikan bahan bacaan orang lain atau diri kita sendiri, dan bila diperlukan
kita memiliki mentor yang tepat
-
Looking feel, baik secara langsung maupun yang kita lihat dan
baca di media
-
Writing preparation
1.
Menggali dan menemukan gagasan/ide
2.
Menentukan tujuan, genre, dan segmen pembaca
3.
Menentukan topic
4.
Membuat outline
5. Mengumpulkan bahan
materi/buku
Ad. 1. Menemukan dan
mengali gagasan atau ide, pada tahp ini penulis melakukan kegiatan penggalian
gagasan atau ide. Kegiatan ini bisa dilakukan pengamatan baik terhadap kegiatan
atau peristiwa yang terjadi dan kejadian pustaka.
Ad. 2. Menentuka tujuan,
genere dan segmen pembaca
Setrelah menentukan
gagasan/ide, penulis genre yang diikuti serta target segmen pembaca
Ad, 3. Menentukan topic
Penentuan topic dilakukan
setelah penulis memetapkan untuk apa menulis genre, apa yang dipilih dan apa
dan siapa sasaran pembacanya. Misalnya tujuan menulis untuk memberikan
informasi yang benar tentang kesehatan Untuk mempermudah penemuan ide, Cara
efektif yang dapat digunakan adalah melalui BROUNSTORMING.
Penulis harus sabar,
penulis pemula harus lebih focus pada kektekunan (persistensi). Dalam proses
menulis , tulislah sewmampu kita terlebih dahulu, jangan berfikir harus
sempurna dan jangan terlalu idialis.
Setelah kita menyelesaikan
naskah kasara dari buku dari buku yang kita tulis {ROUGH DRAZT} Tahapan
berikuitnya yang melewatin seinga terbit buku kita adalah:
1. Editing
2. Revising
3. Publishing
Rincian tahapan
Editing, pada tahapan ini
membahas tentang membaca ulangdraaf
Revising,
a. Mengubah beberapa bagian
naskah
b. Melengkapi naskah
c. Mengefaluasi kembali
naskah untuk menihilkan kesalahan tuluis
Publising,
a. Pengiriman naskah
b. Pra cetak {perwajahan buku
tata letak ISBN}
c. Percetakan
d. Promosi dan distribusi
Demikian hasil resume
materi pelatihan menulis yang berjudul WRITING MY POSSISION
Mohon komentar dan masukannya
BalasHapusAssalamu alaikum, masyaAllah , tulisannya mendetail, tabarokalloh Pak.
BalasHapusAmiiin syukron jazakumullah
HapusKereen...
BalasHapusSyukron ibu jazakumullah
HapusTerima kasih dukungan dan motifasinya jazakumullah
BalasHapusMantul
BalasHapusSykron
HapusMantap betul.
BalasHapusSyukron
Hapus