YUK CEGAH CYBER BULLIYING
Pelatihan Belajar Mulis PGRI
Penulis Resume: Abdul Gofur S.Ip M.Pd.
Pertemuan sore ini akan mengangkat materi yang berjudul “Yuk Cegah Cyber Bulliying” yang akan disampaikan oleh Bapak Bloger Indonesia yaitu Bapak WIjaya Kusumua atau sapaan Akrapnya Om Jay dan membersamai beliyau Moderator yang luar biasa ibu Rosminiat, belajar hari ini dbuka dengan ucapan salam yang disampaikan oleh moderator kita” Assalamu’alaikum Warohmatullahi wa barokatuh” Bapak ibu semoga semuanya dalam keadaan sehat wal’afiah, berbahagia, dan senantiasa dibrikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti pelajaran sore ini.
MOTIVASI YANG DIBERIKAN OLEH Moderator sore ini adalah bahwa Kita berada di grup ini bukan suatu kebetulan, melainkan ada rencana indah yang dipersiapkan Allah untuk kita. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-sebaiknya untuk menghasilkan karya yang luar biasa. Yang akan memberikan manfaat bagi sesame.
Seperti biasa, kuliah sore ini dibagi menjadi 4 sesi:
1. Pembukaan
2. Pemaparan materi
3. Sesi Tanya Jawab
4. Penutup
Bagi yang ingin bertanya, silakan menghubungi nomor 08127396949, dengan format Nama: Asal: Grup: Pertanyaan: nomor 08127396949, dengan format Nama: Asal: Grup: Pertanyaan:
Agar mendapatkan keberkahan dan rida Allah, marilah kita buka kegiatan sore ini dengan mengucapkan basmalah. Selanjutnya, marilah kita berdoa sejenak sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Semoga kuliah sore ini berjalan dengan lancer dalam lindungan danridlo Allah, ilmu yang dapatkan semoga menjadi ilmu yang manfaat barokah fiddini waddunya wal’ahiroh. Amiiin
Baiklah, sekarang kita masuk sesi Pemaparan materi. Untuk itu, waktu dan kolom chat saya serahkan sepenuhnya kepada Narasumber. Kepada Om Jay, saya persilakan.kita sudah mamasuki pertemuan keempat, seharusmnya yang menjadi narasumber sore ini seharusnya Bapak Munif Chatib beliyau berhalangan karena sakit mari kita do’akan semoga beliyau segera disembuhkan dan disehatkan kembali oleh Aakllah dan segera bisa melakukan aktifitas kembali, Amiiin
Materi kita kali ini adalah Cyber buliying. Apa itu cyberbullying?
Cyberbullying merupakan perilaku anti-sosial yang melecehkan ataupun merendakan seseorang, kebanyakan menimpa anak-anak dan remaja yang dilakukan secara online maupun di dunia siber.
Berbeda dengan bullying yang terjadi di offline, Cyberbullying
justru lebih parah. Hal ini karena pada bully offline biasanya yang tahu adalah
orang-orang yang melihat secara langsung, namun kalau cyberbully, semua orang
yang online dan terkoneksi dapat melihatnya. Dapat dibayangkan kalau seseorang
diserang atau di-bully di media sosial, diserangn dengan hate comment penuh
dengan kata kasar atau tak senonoh, semua temannya bahkan mungkin keluarganya
pasti akan membacanya. Belum lagi kalau pelaku cyberbully mengarahkan
teman-temannya untuk menyerang korban. Jangan remehkan cyberbully, karena dapat
membuat kesehatan mental korban jadi terganggu.
Lalu, apa yang dapat dilakukan terhadap cyberbullying? Berikut
tindakan yang dapat dilakukan dalam mencegah dan menghentikan cyberbullying.
1. Jangan merespons. Para
pelaku bullying selalu menunggu reaksi korban. Untuk itu jangan terpancing
untuk merespon aksi pelaku agar mereka
tidak merasa diperhatikan
2. Jangan membalas aksi pelaku. Membalas apa
yang dilakukan pelaku cyberbullying akan membuat Anda ikut menjadi pelaku dan
makin menyuburkan aksi tak menyenangkan ini
3. Simpan semua bukti. Karena
aksi ini terjadi di media digital, korban akan lebih mudah mengcapture, lalu
menyimpan pesan, gambar atau materi pengganggu lainnya yang dikirim pelaku,
untuk kemudian menjadikannya sebagai barang bukti saat melapor ke pihak yang
bisa membantu.
4. Segera blokir aksi pelaku. Jika materi-materi pengganggu muncul dalam bentu komentar, pesan instan, gunakan tool preferences/privasi untuk memblok pelaku. Ji… Baca selengkapnya
Yuk bersama kita cegah cyberbullying dan jangan sekali-kali menjadi pelaku cyberbullying. Bullying adalah penindasan yang dilakukan seseorang tanpa alasan karena merasa lebih memiliki power dibandingkan korban yang ingin di-bully. Power ini didapatkan dari rasa senioritas, kepemilikan, kedudukan, dan kepintaran. Biasanya, pelaku menutupi kekurangannya dengan cara bully. Faktanya, pelaku dan korban memiliki ketakutan yang sama. Namun muncul dengan cara yang berbeda.
Sekarang, dengan adanya dunia maya banyak pelaku cyber bully, (sebutan untuk pelaku bully di sosial media) berlindung di anonymous account untuk mem-bully orang lain. Setiap orang pun dituntut untuk pandai bersikap dalam menggunakan sosial media.
Yuk cegah cyber bullying dengan cara ini! Ada banyak penyebab
terjadinya cyber bullying. Berikut empat penyebab yang bisa membuat Anda
menjadi korban.
1. Tidak posting terlalu sering atau banyak Posting terlalu sering
dan banyak bisa mengganggu orang lain. Oleh karena itu, posting terlalu sering
dan banyak dapat memancing adanya cyber bullying.
2. Hindari konten posting-an yang aneh Apapun yang diunggah ke sosial
media, pasti menimbulkan pro dan kontra. Terlebih ketika posting sesuatu yang
dianggap aneh dan mengundang bully, meskipun hanya bully di dalam hati. Oleh
krena itu, sebagai pengguna social media, sebaiknya batasi mengunggah konten
yang mengganggu.
3. Pintar-pintar memilih teman di sosial media Akun media sosial tidak harus selalu terbuka untuk sem… Baca selengkapnya
Penggunaan media sosial (medsos) untuk bersosialisasi dan berbagi, banyak informasi saat ini kerap memicu berbagai aktivitas yang dibarengi tindak intimidasi dan pelecehan terhadap orang lain. Ini menjadi salah satu dampak buruk kehadiran sosial media di tengah masyarakat atau biasa disebut cyberbullying.
- Caranya, kita mulai dengan langkah sederhana. Seperti menyebarkan kampanye dan aksi
- BalasYang Baik di sosial media,
- kemudian ajak teman-teman untuk ikut dalam kampanye tersebut,
- Dalam bentuk foto, video dan quotes.
- Kampanye anti cyberbullying harus terus disuarakan.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menjelaskan dampak dari cyberbullying lebih berbahaya dibandingkan dengan di dunia nyata. Pelaku biasanya mengunggah informasi pribadi orang lain baik dalam bentuk gambar atau video dengan tujuan mempermalukan dan menyakiti korbannya. Korban akan mengalami trauma psikologis karena pelaku biasanya melakukan berulang-ulang dan menghasut orang lain untuk mengikutinya, meskipun orang lain itu kerap kali tidak mengenal korban
1. Kita perlu asesmen psikologi lebih lanjut untuk pemulihan secara psikis korban perundungan dunia maya. Kita juga perlu membeberkan cara pencegahan agar anak terhindar dari perundungan di media sosial, berikut ini informasinya.Edukasi anak Orang tua harus memberikan edukasi menggunakan jejaring online yang aman. Edukasi menjadi langkah paling dasar dalam mencegah cyberbullying. "Peran orang tua menjadi sangat dibutuhkan dalam kondisi tersebut. Keluarga adalah tempat pertama untuk memperoleh pendidikan," Itulah yang seharusnya kita lakukan sebagai orang tua dan guru.Aanak-anak mesti diberikan pemahaman mengenai hal-hal yang bisa dan tidak bisa dilakukan melalui jejaring online, khususnya media sosial. Orang tua dan guru harus mampu menjadi pemandu.
2. Ajari Anak cara menghadapi perundungan Selanjutnya, orang tua
harus mengajari anak cara menghadapi cyberbullying. Meski, hal ini bisa
dilakukan oleh pribadi sendiri, tetapi sebagai orang tua tidak ada salahnya
mengajarkan. Beberapa cara menghadapi cyberbullying yang bisa Anda
ajarkan kepada anak yaitu tidak menanggapi apalagi sampai membalasnya dan
sebaiknya blokir saja orang yang mem-bully jika hal tersebut tiba-tiba terjadi.
3. Bimbing anak untuk atur privasi, khususnya data pribadi. Langkah selanjutnya anak harus mampu mengatur privasi di media sosial. Pengaturan privasi di media sosial sangat membantu mencegah kasus cyberbullying pada anak. Data pribadi anak penting untuk dirahasiakan supaya mereka tidak menjadi korban kejahatan digital.
Meski, tidak ada informasi yang benar-benar privat, tetapi dengan mengatur hal tersebut pihak yang dapat mengakses informasi anak kita lebih tersaring. Selain itu yang tidak kalah penting adalah edukasi tentang postingan. Berikan pemahaman bahwa apa yang sudah diposting tidak akan hilang, sehingga sikap selektif menjadi poin penting yang harus dimiliki oleh anak. Orang tua dan guru harus paham soal ini. Sebab informasi yang sudah diposting, ibarat paku yang sudah menempel pada kayu. Walaupun pakunya sudah diambil, bekas lubangnya masih ada.
Perlu untuk diketahui, cyberbullying adalah kondisi di mana seseorang merasa tidak nyaman terhadap komentar/informasi/gambar foto yang ditujukan untuk dirinya, yang bertujuan menyakiti, intimidasi, menyebar kebohongan dan menghina, yang diunggah di internet, jejaring media. Hal ini dilakukan oleh orang lain dengan tujuan tertentu. Anak-anak kita jangan sampai menjadi korbannya. Itulah mengapa kami di PGRI memberikan materi ini dalam kurikulum guru motivator literasi digital (GMLD).
Pandemi virus corona (Covid-19) membuat banyak orang semakin akrab dengan internet. Sekolah, bekerja, berinteraksi dengan teman, semuanya dilakukan secara online. Selain itu, untuk menghilangkan rasa bosan, sebagian besar juga memilih bermain media sosial (medsos). Cyberbulying biasanya dilakuakn dengan cara online.
Berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet
Indonesia (APJII) yang dirilis pada tahun 2019, tercatat 49% pengguna internet
pernah menjadi korban cyberbullying. Tentunya kondisi ini bisa berdampak
bagi kesehatan mental pengguna internet. Oleh karenanya, kami di PGRI merasa
khawatir, peningkatan penggunaan teknologi dan internet di masa pandemi
Covid-19 akan berbanding lurus dengan peningkatan cyberbullying.
Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan cyberbullying khususnya di medsos adalah memanfaatkan fitur-fitur yang ada. Saat ini sudah banyak medsos yang memiliki fitur untuk melindungi penggunanya dari cyberbullying. Contohnya untuk fitur private atau pribadi sehingga teman-teman di medsos hanya yang dikenal. Selain itu, ada fitur untuk menyaring komentar negatif dengan memasukkan kata kunci tertentu. Itulah yang sudah dilakukan.
Jadi memang pengguna medsos harus lebih aware untuk memanfaatkan fitur-fitur yang ada. Fitur-fitur itu dibuat bukan tanpa alasan, tapi untuk mengamankan medsos dari bullying
Para pengguna medsos termasuk anak-anak muda, terkadang masih bingung cara melindungi diri dari cyberbullying dan langkah-langkah yang harus dilakukan. Padahal sudah ada fitur di medsos yang mendukung itu semua. Dengan begitu, pengguna medsos bisa menghindari perundungan dan menjaga kesehatan mentalnya.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills). Salah satu fokusnya adalah mengkampanyekan gerakan anti Cyberbullying.
Kegiatan Literasi Digital ini
bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan
kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar
masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta
meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki
Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur
teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan
pekerjaannya.
Literasi digital menjadi salah satu faktor
penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.
Yuk kita tonton video ini selama 3 menit, https://youtu.be/Rhinz16z7tM
Bullying atau perundungan kerap kita temui di mana-mana. Apalagi
di jaman yang serba online ini, cyber bullying semakin marak terjadi. Terlebih
para pelaku bullying itu bisa menyembunyikan dirinya di balik fake account.
Tapi, tahukah kamu kenapa bullying bisa terjadi? Terus apa sih bahayanya
bullying itu?
Nah, biar gak penasaran, langsung aja yuk kita simak videonya!

Kita Semua Sayang Teman Bersama Si Juki - Cyber
Bullying
Sebagai tambahan materi, yuk kita tonton video ini selama 2 menit, semoga internet di tempat anda lancar, https://youtu.be/5CfLW5aEBAw
7 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan
Sebagai Cara Mencegah Bullying
Ketahui berbagai cara mencgeah
bullying agar bisa menjaga diri sendiri dan orang terdekat yang selama ini
menjadi korban bullying.www.rexona.com
Sebagai tambahan materi sore ini, yuk kita baca blog berikut ini,
semoga bermanfaat! https://www.rexona.com/id/gerak-tak-terbatas/7-hal-yang-bisa-kamu-lakukan-sebagai-cara-mencegah-bullying.html
Biodata Kandidat Doktor Wijaya
Kusumah, S.Pd, M.Pd – Wijaya Kusumah-Guru Blogger Indonesia
wijayalabs.com
Demikianlah sedikit materi hari ini yang bisa omjay sampaikan
sebagai narasumber pengganti. Mohon maaf bila belum lengkap materinya. Kita
bisa saling tanya jawab di WA Group ini. Hubungi omjay di blog https://wijayalabs.com/about, terima kasih.
Demikianlah Bapak/Ibu GMLD, materi yang luar biasa telah
disampaikan oleh guru kita Om Jay. Semoga dengan paparan tersebut, kita dapat
melakukan pencegahan cyber bullying (perundungan dunia maya) terhadap
anak-anak kita.
Sekarang kita memasuki sesi tanya jawab. Silakan Bapak/Ibu, jika ada pertnyaan. Kirimkan pertanyaan dengan format nama, alamat, pertanyaan, dan kirim ke 08127396949.
Kita mulai sesi tanya jawab dengan kode P1 artinya Pertanyaan 1. Mohon Om Jay beri kode “N” artinya Next untuk melanjutkan pertanyaan berikutnya. Terima kasih.
P 1
Ass...Terimakasih atas semua ilmu yang telah om Jay berikan. Saya
Umi Agus Farida dari Marabahan Kalsel mohon izin bertanya. Ternyata bulliying
tidak hanya di dunia nyata tapi juga di dunia maya. Saya khawatir tidak lulus
dan kasian dengan teman saya maaf yang gendut dan gagap yg sering ditertawakan
krn gagap sewaktu presentasi, bagaimana menyikapi hal demikian dan agar tumbuh
percaya dirinya, terimakasih
jawab P2.
Sebagai teman sekaligus sahabat kita harus mampu meyakinkan
dirinya untuk tampil apa adanya. saya termasuk orang gendut. Bahkan pernah
terpilih menjadi ketua umum IMADUT, Ikatan manusia Perut Gendut, hehehe. Namun
seiring dengan waktu percaya diri saya tumbuh dan berat badan turun dari 104
menjadi 85 kg. Jadi bantu kawan kita untul lebih percaya diri
jawab P2.
Sebagai teman sekaligus sahabat kita harus mampu meyakinkan dirinya untuk tampil apa adanya. saya termasuk orang gendut. Bahkan pernah terpilih menjadi ketua umum IMADUT, Ikatan manusia Perut Gendut, hehehe. Namun seiring dengan waktu percaya diri saya tumbuh dan berat badan turun dari 104 menjadi 85 kg. Jadi bantu kawan kita untul lebih percaya diri
Jawab P2.
Caranya kita bantu mereka untuk bertemu Psikolog, dan mengobatinya
pelan-pelan. Lingkungan sangat berpengaruh untuk cepatnya kesembuhan. Kita
sebagai orang tua dan guru harus ikut turun tangan dan membantu kawan-kawan
psikolog yang mengerti ilmunya.
P 3 Nama :
Sri Widowati Asal : Bogor
Grup : GMLD 3 Pertanyaan : Bagaimana cara kita menghentikan cyber bullying
tanpa bermain internet dan apa dampaknya?
Jawab P3
Caranya adalah ajak anak anak kita bermain dengan permainan
tradisional yang merupakan budaya bangsa. Seperti main congkak, galasin, petak
umpet dan lain-lain
Dampaknya anak menjadi semakin senang belajar offline. Jadi tidak
melulu harus online.
P 4
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, nama saya RIES
MUHAMMAD EFFENDY dari SDN JATINEGARA KAUM 01 Jakarta timur 1 Bagaimana buliying
di sosial media jika pelaku sudah mengintimidasi dan memfitnah dan pertanyaan kedua
apakah ada perlindungan terhadap korban buliyin sosial media. Terima kasih
jawab P4.
Seperti apa yang sudah saya paparkan di atas, rekam jejak
digitalnya untuk kita ajukan dalam koridor hukum. Kita sendiri sebagai orang
tua dan guru yang melindungi anak-anak kita. Oleh karena itu berhati-hatilah
menjaga anak-anak kita.
P 5
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya La Rasidi. SMP
Negeri 2 Buru. Maluku. terkait dgn billing. Bagaimana cara sehingga anak anak
di sekolah bisa terhindar masalah ini . Karena yg menjadi faktor utama yang
mengalaminya adalah siswa. Terima kasih pak
Jawab 6. Kita harus terus mengkampanyekan gerakan anti
cyberbullying dan ajak anak-anak kita untuk menjauhi cyber bullying. Perang
guru di sekolah dan orang tua di rumah sangat diperlukan untuk menghindari
masalh ini. Terima kasih pak. Semoga kita bisa kopdar kembali.
Jawab P6. Caranya adalah siapkan waktu untu berinteraksi dengan mereka. Ajak diskusi dan cari tahu apa yang sdh mereka kerjakan. Keterbukaan penting diajarkan dalam keluarga. Sehingga setiap masalah anak dengan cepat dicarikan solusinya oleh orang tua. Bekali anak dengan pendidikan agam yang kuat sehingga moal mereka kuat.
P 7 Nama: Sumintarsih Asal: Purwokerto, Banyumas, Jateng Grup: 4 Alhamdulillah materi yg disampaikan lengkap dan jelas. Terima kasih Cyber bullying bs separah ini. Apakah kondisi ini termasuk bagian dr penyebab data Indonesia sbg negara terendah Asia Tenggara: tingkat kesantunannya dalam bermedsos menurut Microsoft? (info dr Omjay Senin lalu.) Sepertinya hilang sudah identik bangsa Indonesia yg mempunyai adat ketimuran, santun, dan ramah.
P 6 Nama: M.Chaerudin, S.Pd Asal: Parungpanjang Bogor Grup: GMLD 3
Pertanyaan: Bagaimana cara menjaga komunikasi dengan anak agar tetap konsisten
dan terbuka dalam menggunakan media sosial
Jawab
P6. Caranya adalah siapkan
waktu untu berinteraksi dengan mereka. Ajak diskusi dan cari tahu apa yang sdh
mereka kerjakan. Keterbukaan penting diajarkan dalam keluarga. Sehingga setiap
masalah anak dengan cepat dicarikan solusinya oleh orang tua. Bekali anak
dengan pendidikan agam yang kuat sehingga moal mereka kuat.
Jawaban P 6. Kita harus terus
mengkampanyekan gerakan anti cyberbullying dan ajak anak-anak kita untuk
menjauhi cyber bullying. Perang guru di sekolah dan orang tua di rumah sangat
diperlukan untuk menghindari masalh ini.
Untuk menghindarkan diri dari perilaku cyberbullying, anda bisa
meningkatkan :
1. Empati (memahami perasaan orang lain)
2. Hati Nurani (mendengar
suara hati yang membantu untuk melakukan hal yang benar )
3. Kontrol diri (berpikir
sebelum bertindak)
4. Menghormati Orang lain (memperlakukan orang lain dengan baik
sebagaimana ia ingin orang lain memperlakukan dirinya)
5. Kebaikan Hati (menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan dan perasaan orang
Sebagai penutup dan syukur kita
atas kelancaran dan kemudahan belajar kita pada sore hari ini, marilah kita
bersama-sama mengucapkan lafaz hamdalah
Kita harus terus mengkampanyekan gerakan anti cyberbullying dan
ajak anak-anak kita untuk menjauhi cyber bullying. Perang guru di sekolah dan
orang tua di rumah sangat diperlukan untuk menghindari masalh ini. Terima kasih
pak. Semoga kita bisa kopdar kembali
Wah keren pak, lengkap sudah. semangat pak
BalasHapusTerima kasih bu jazakumullah bi ahsanal jaza'
HapusSalam kenal pak abdul
BalasHapusSalam kenal saya Abdul Gofur dari Jakarta Timur. Terima kasih
Hapus